Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor akan melakukan koreksi dan evaluasi internal. Hal ini dilakukan pasca keluarnya hasil survei dari aplikasi navigasi dan lalu lintas Waze yang menyebutkan Kota Bogor menjadi kota berkendara terburuk kedua di dunia setelah Cebu, Filipina,

Hasil dari survei yang dirilis Waze itu, kata Kepala DLLAJ Rachmawati, Senin (19/09/16), menjadi momentum bagi dirinya beserta seluruh jajaran untuk mengevaluasi dan memperbaiki kinerja.

"Harapan kami tentunya dengan adanya hasil survei dari Waze menjadi cambuk bagi kami. Permasalahan berlalu lintas di Kota Bogor nantinya dapat teratasi dengan kinerja dan kontribusi bersama antar stakeholder," kata Rachmawati.

Sebagai tindak lanjut atas persoalan itu, tuturnya, dalam waktu dekat ini pihaknya bersama dinas terkait akan melaksanakan rapat koordinasi lalu lintas. Salah satu agenda utamanya, akan dilakukan pendataan terhadap para pengemudi angkutan umum.

"Hasil rapat koordinasi lalu lintas itu ke depannya akan mulai kami lakukan untuk penindakan terkait kelengkapan serta syarat-syarat kelengkapan kendaraan umum," jelasnya. (Donni/Foto:Agus) dkw

Komentar (0)


    Belum ada komentar untuk postingan ini

Komentari