WARTA KOTA, BOGOR - Sebanyak 381 juru parkir di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, mendapat seragam dan kartu tanda pengenal dari pemerintah kota setempat, sebagai identitas resmi yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja petugas dalam mengatur perparkiran dan menarik restribusi dari masyarakat.

"Petugas juru parkir ini terdiri dari 320 tenaga sukarela, 34 juru parkir tenaga kerja kontrak dan 27 juru parkir PNS," kata Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor Achsin Prasetyo di Bogor, Rabu.

Ia mengatakan para juru parkir tersebut akan disebar bertugas di 37 ruas jalan, tiga parkir khusus dan tiga parkir rawan kemacetan yang dikelola oleh DLLAJ Kota Bogor. Seperti lokasi parkir rawan macet di Jalan Surya Kencana, Jalan Oto Iskandar Dinata, Jalan Pengadilan, Jalan Raya Tajur dan beberapa wilayah lainnya.

"Di setiap lokasi parkir itu terdapat 18 komandan regu yang menjadi penanggung jawab setiap juru parkir," kata Achsin.

Menurut dia, dengan adanya pemberian seragam dan identitas resmi, juru parkir di Kota Bogor akan lebih memudahkan petugas dalam memberikan informasi dan penjelasan kepada masyarakat yang memerlukan jasa parkir di badan jalan.

"Serta ikut memudahkan pengawasan. Juga mendorong pemberian pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kinerja baik di bidang parkir maupun secara umum di DLLAJ Kota Bogor," katanya.

Terhitung sejak Selasa (31/3), sebanyak 381 juru parkir di bawah pengelolaan DLLAJ telah menggunakan seragam resmi dan tanda pengenal yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Usmar Hariman.

Usmar mengatakan fungsi seragam dan tanda pengenal juru parkirtersebut selain penyeragaman agar bisa membedakan mana parkir resmi dan parkir liar, juga untuk menertibkan wilayah Kota Bogor dari pratek-praktek parkir liar.

Ia mengatakan petugas parkir yang memiliki seragam dan identitas resmi selain bertugas memungut retribusi parkir, juga dituntut untuk ikut serta dalam membantu menertibkan lalu lintas di Kota Bogor, terutama di kawasan rawan macet.

"Mudah-mudahan dengan seragam dan tanda pengenal, keberadaan juru parkir di lapangan memiliki identitas resmi dan tanggung jawab untuk mengatur parkir yang baik tidak menambah kemacetan," katanya. (Antara)

Komentar (0)


    Belum ada komentar untuk postingan ini

Komentari